Tanyakan Pada Dirimu

Oleh: Nasruloh Baksolahar

Aku heran kepada orang yang meyakini kematian, mengapa masih bergembira?

Aku heran kepada yang meyakini hari perhitungan, mengapa sibuk mengumpulkan harta?

Aku heran kepada yang meyakini alam kubur, mengapa bisa tertawa?

Aku heran kepada yang meyakini akhirat, mengapa bisa beristirahat?

Aku heran kepada yang meyakini dunia akan sirna, mengapa merasa tentram bersamanya?

Aku heran kepada yang pandai berbicara, tapi kalbunya bodoh?

Aku heran kepada yang bersuci dengan air, tapi tak pernah mensucikan kalbunya?

Aku heran kepada yang mengurusi aib orang lain, sedang ia lupa kepada aib dirinya?

Yakin bahwa Allah melihatnya, tetapi mengapa mendurhakai-Nya?

Yakin mati sendirian, dihisab sendirian, mengapa merasa senang bersama manusia?

Siapa yang tidak ridha terhadap qadha-Ku, ujian-Ku, nikmat-Ku, pemberian-Ku, hendaklah menyembah tuhan selain-Ku.

Siapa yang sedih terhadap kehidupan dunianya, seolah-olah sedang marah kepada-Ku.

Siapa yang berkeluh-kesah atas musibah, berarti telah mengeluhkan Aku.

Siapa yang tak peduli dari mana dia mendapatkan makanan, maka Allah juga tak kan peduli dari pintu mana dia akan dimasukkan ke Neraka.

( Dikutip dari Kitab Al Mawaizh fi al hadist al Qudsiyyah, Imam Al Ghazali)

Komentar

Tulis Komentar